Teori Planetesimal serta Pencetusnya

Teori Planetesimal - Dari beberapa teori bagaimana pembentukan dari tata surya, termasuk di dalamnya Teori Planetesimal. teori ini merupakan salah satu teori yang menerangkan tentang proses pembuatan Tata Surya selain teori nebula dan beberapa teori lainnya. Teori ini dicetuskan oleh seorang astronom bernama Forest Ray Moulton dan seorang geolog bernama Thomas C. Chamberlin dari Universitas Chicago, yang kemudian namakan teori mereka ini dengan nama teori planetesimal.
Teori Planetesimal
Gambaran Teori Planetesimal

Teori Planetesimal

Teori ini menyatakan bahwa suatu ketika sebuah bintang melintasi ruang angkasa dengan cepat dan berada dekat sekali dengan matahari. Daya tarik bintang ini sangat besar sehingga menyebabkan daya pasang di bagian gas Matahari. Akibatnya, massa gas terlempar dari Matahari dan mulai mengorbit. Karena daya tarik Matahari, massa gas itu tertahan dan bergerak mengelilingi Matahari. Ketika massa gas menjadi dingin, bentuknya kemudian berubah menjadi cairan kemudian memadat. Akhirnya, massa gas itu menjadi planet yang ada sekarang, termasuk Bumi.

Sekilas tentang Forest Ray Moulton dan Thomas Chrowder Chamberlin Pencetus Teori Planetesimal

Teori Planetesimal

Forest Ray Moulton merupaka seorang pria yang lahir pada tanggal 29 April 1872 – meninggal 7 Desember 1952 pada umur 80 tahun. Ia merupakan seorang astronom Amerika Serikat.

Forest Ray Moulton lahir di Le Roy, Michigan, dan memperoleh pendidikan awal di Albion College. Setelah lulus pada tahun 1894 (B.A.), ia melanjutkan studi sarjananya di Universitas Chicago dan memperoleh gelar Ph.D. tahun 1899. Di Universitas Chicago ia menjadi associate bidang astronomi (1898-1900), instruktur (1900-03), asisten profesor (1903-08), associate profesor (1908-12), dan profesor sejak 1912.

Sedangkan Thomas Chrowder Chamberlin lahir pada tanggal 25 September 1843 dan meninggal pada 15 November 1928 pada umur 85 tahun. Ia merupakan seorang geolog berpengaruh Amerika Serikat dan seorang pendidik. Pada tahun 1893, ia mendirikan Jurnal Geologi dan menjadi editornya selama bertahun-tahun.

Forest Ray Moulton bersama dengan Thomas Chamberlin, merupakan pendukung dari Teori Planetesimal Chamberlin-Moulton, yang menyatakan bahwa planet merupakan penyatuan dari bentuk-bentuk yang lebih kecil yang mereka namakan planetesimal.

Teori atau Hipotesis mereka membutuhkan adanya bintang lain lewat pada jarak yang dekat untuk memicu terjadinya kondensasi ini, namun konsep tersebut sudah tidak memperoleh dukungan lagi pada masa kini.

Dalam beberapa dekade awal abad ke-20, beberapa satelit kecil baru ditemukan berada di orbit sekitar Yupiter. Moulton memperkirakan bahwa ini sesungguhnya berasal dari planetesimal yang tertangkap oleh gravitasi. Teori Planetesimal tersebut telah diterima dengan baik di oleh para astronom.

Kawah Moulton di Bulan, metode Adams-Moulton untuk memecahkan persamaan diferensial, dan bidang Moulton dalam geometri dinamakan berdasarkan namanya.
Baca juga:
Nach itulah penjelasan mengenai Teori Planetesimal yang merupak satu dari beberapa teori pembentukan tata surya. Dan semoga penjelasan dari teori di atas dapat memberikan manfaat dan bermanfaat bagi sahabat terlebih lagi bagi dunia pendidikan GeoSains. - Konsep Geografi

Pustaka:
[Wikipadia Indoensia]
[Konsep Geografi Indonesia]
[Google Images]

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter