Jenis-jenis Peta & Penjelasannya Masing-masing

Jenis-jenis Peta – Peta merupakan gambaran permukaan bumi yang telah diperkecil melalui proses proyeksi peta dari bentuk yang melengkung/bulan menjadi datar. Untuk mengetahui posisi dan jarak suatu daerah dapat kita manfaatkan sebuah peta. Mengetahui keadaan alam dan kepadatan penduduk juga dapat memanfaatkan peta. Sejak dahulu peta yang banyak digunakan oleh masyarakat luar baik untuk keperluan pendidikan maupun keperluan lainnya yaitu peta yang telah dibuat dalam bidang kertas. Namun sejak perkembangan teknologi informasi semakin canggih, maka kini hadir peta yang dapat diakses secara online dengan bermodalkan laptop dan smartphone, dan peta ini biasanya disebut sebagai Maps. Contohnya Google Maps.
Jenis-jenis Peta
Contoh Salah Satu Jenis-jenis Peta

Jenis jenis Peta

Dalam pelajaran Geografi, ada berbagai klasifikasi peta yang membaginya kedalam berbagai jenis dan golongan. Berikut ini merupakan beberapa jenis-jenis peta:

  • Jenis Peta Berdasarkan Skalanya

  1. Peta teknik/kadaster, yaitu peta yang berskala 1 : 100 s.d. 1 : 5000.
  2. Peta berskala besar, 1 : 5.000 s.d. 1 : 250.000.
  3. Peta berskala medium atau berskala sedang, 1 : 250.000 s.d. 1 : 500.000.
  4. Peta berskala kecil, 1 : 500.000 s.d. 1.000.000.
  5. Peta berskala sangat kecil, berskala lebih besar dari 1 : 1.000.000.

  • Jenis Peta Berdasarkan Keadaan Objeknya

  1. Peta dinamik, yaitu peta yang menggambarkan labil atau meningkat. Misalnya peta transmigrasi atau urbanisasi, peta aliran sungai, peta perluasan tambang, dan sebagainya.
  2. Peta stasioner, yaitu peta yang menggambarkan keadaan stabil atau tetap. Misalnya, peta tanah, peta wilayah, peta geologi, dan sebagainya.

  • Jenis Peta Berdasarkan Statistiknya

1. Peta statistik distribusi kualitatif
Peta statistik distribusi kualitatif adalah peta yang menggambarkan kevariasian jenis data, tanpa memperhitungkan jumlahnya, contohnya: peta tanah, peta budaya, peta agama.

2. Peta statistik distribusi kuantitatif
Peta statistik distribusi kuantitatif adalah peta yang menggambarkan jumlah data, yang biasanya berdasarkan perhitungan persentase atau pun frekuensi. Misalnya, peta penduduk, peta curah hujan, peta pendidikan.

  • Jenis Peta Berdasarkan Fungsi atau Kepentingannya

Berdasarkan fungsi atau kepentingannya, peta dapat dibedakan menjadi:
  1. Peta geografi dan topografi;
  2. Peta geologik, hidrologi, dan hidrografi;
  3. Peta lalu lintas dan komunikasi;
  4. Peta yang berhubungan dengan kebudayaan dan sejarah, misalnya: peta bahasa, peta ras;
  5. Peta lokasi dan persebaran hewan dan tumbuhan;
  6. Peta cuaca dan iklim;
  7. Peta ekonomi dan statistik.

  • Jenis Peta Berdasarkan Informasi atau Isinya

1. Peta umum (peta ikhtisar), adalah peta yang menggambarkan segala sesuatu di permukaan bumi secara umum. Peta umum dibedakan menjadi dua, yaitu peta chorografi dan peta topografi.
  • Peta chorografi adalah peta yang menampilkan permukaan bumi secara umum, seperti peta dunia, peta benua, dan peta kabupaten.
  • Peta topografi adalah peta yang menampilkan relief permukaan bumi. Peta ini dilengkapi dengan penggambaran, antara lain, perairan (hidrografi), kebudayaan.
2. Peta khusus (tematik) adalah peta yang hanya menggambarkan kenampakan tertentu saja di permukaan bumi. Contoh peta tematik antara lain peta pariwisata, peta kepadatan penduduk, peta pertambangan.

  • Jenis Peta Berdasarkan Bentuknya

  1. Peta timbul, peta jenis ini menggambarkan bentuk  permukaan bumi yang sebenarnya, misalnya peta relief.
  2. Peta datar (peta biasa), peta umumnya yang dibuat pada bidang datar, misalnya kertas, kain atau kanvas.
  3. Peta digital, peta digital adalah peta yang datanya terdapat pada suatu pita magnetik atau disket, sedangkan pengolahan dan penyajian datanya menggunakan komputer. Peta digital dapat ditayangkan melalui monitor komputer atau layar televisi. Peta digital ini hadir seiring perkembangan teknologi komputer dan perlatan digital lainnya seperti smartphone. Dan jenis peta ini juga dapat diakses secara online.

  • Jenia Peta Berdasarkan Sumber Datanya

1. Peta Induk (Basic Map).
Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.

2. Peta Turunan (Derived Map).
Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar.
Lihat juga: Simbol-simbol pada Peta.
Itulah beberapa Jenis-jenis Peta yang dapat Konsep Geografi bagikan kepada sahabat. Jadi ada beberapa jenis peta dibagi kedalam beberapa golongan yaitu masing-masing berdasarkan sumber datanya, bentuknya, informasi atau isinya, fungsi atau kepentingan, statistiknya, keadaan objeknya, dan skalanya.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter