7 Teori Terbentuknya Bumi dari Ilmuan Lengkap Penjelasan dan Fotonya Masing-masing

Teori Terbentuknya Bumi – Terdapat beberapa teori terbentuknya bumi yang dikemukakan oleh para ilmuan terdahulu. Beberapa teori tersebut diantaranya teori oleh Georges-Louis Leclerc, Teori Laplace, teori Planetisimal Hypothesis, teori Tidal, teori Weizsäcker, teori Kuiper, dan teori dari Whipple. Berbagai teori yang diajukan sebagai penjelasan asal usul terbentuknya Bumi. Banyak ilmuwan yang meneliti dan menyimpulkan peristiwa terbentuknya Bumi, dengan berbagai teori dan hipotesis mereka yang tentunya masing-masing memiliki perbedaan.
Teori Terbentuknya Bumi
Teori Terbentuknya Bumi
Baca juga:

Teori Terbentuknya Bumi

Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa teori tersebut, berikut ulasan yang akan KonsepGeografi.net share khusus sahabat:

1) Teori oleh Georges-Louis Leclerc

Teori Terbentuknya Bumi
Georges-Louis Leclerc
Pada tahun 1778 ahli ilmu alam Perancis Georges-Louis Leclerc, Comte de Buffon, mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental ke luar. Massa yang terpental inilah yang menjadi planet.

2) Teori Laplace

Teori Terbentuknya Bumi
Pierre Simon Marquis de Laplace
Seorang ahli Matematika dan astronomi Perancis Pierre Simon Marquis de Laplace 1796 mengemukakan Bumi terbentuk dari gugusan gas panas yang berputar pada sumbunya, kemudian terbentuk cincin - cincin. Sebagian cincin gas tersebut, terlempar ke luar dan tetap terus berputar. Cincin gas yang berputar akan mengalami pendinginan, sehingga terbentuklah gumpalan - gumpalan bola yang menjadi planet-planet termasuk diantaranya Bumi.

3) Teori Tidal [Teori Terbentuknya Bumi]

Teori Terbentuknya Bumi
Harold Jeffreys dan James Jeans
Dua orang ilmuwan Inggris, James Jeans dan Harold Jeffreys, pada tahun 1918 mengemukakan teori tidal. Mereka mengatakan pada saat bintang melintas di dekat matahari, sebagian massa matahari tertarik ke luar sehingga membentuk semacam (cerutu).Bagian yang membentuk cerutu ini akan mengalami pendinginan dan membentuk planet - planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.


4) Teori Planetisimal Hypothesis

Teori Terbentuknya Bumi
Forest Ray Moulton
Di kemukakan oleh, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya T.C Chamberlain, seorang ahli geologi, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali, pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. Pada waktu bintang melintas di dekat matahari dan jarak keduanya relatif dekat, maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut.

Sebagian dari massa gas yang tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. Setelah bintang melintas berlalu, massa gas yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama-kelamaan menjadi padat dan disebut planetisimal. Beberapa planetisimal yang terbentuk akan saling tarik - menarik dan bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk planet termasuk Bumi tempat manusia berpijak saat ini.

5) Teori Weizsäcker

Teori Terbentuknya Bumi
Carl Friedrich von Weizsäcker
Teori terbentuknya bumi berikutnya yaitu teori dari ilmuan bernama Weizsäcker. Pada tahun 1940, Carl Friedrich von Weizsäcker, seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas. Sebagian besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Karena panas matahari yang sangat tinggi, maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya, sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal. ini akan menarik unsur - unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk planet-planet termasuk planet Bumi.

6) Teori Whipple

Teori Terbentuknya Bumi
Fred L. Whipple
Fred L. Whipple, seorang ahli astronom Amerika mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu aneh yang mengandung nitrogen yang sedikit kosmis yang berotasi membentuk semacam piringan. Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat, sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa. Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk planet-planet.

7) Teori Kuiper

Teori Terbentuknya Bumi
Gerald P. Kuiper
Gerald P. Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram. Pusat piringan adalah protomatahari, sedangkan massa gas yang berputar mengelilingi protomatahari adalah protoplanet. Dalam teorinya, dia juga memasukkan unsur - unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas, sedangkan protoplanet menjadi dingin. Unsur ringan tersebut menguap dan mulai menggumpal menjadi planet-planet.

Nach itulah beberapa Teori Terbentuknya Bumi yang dapat kami share pada kesempatan kali ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan menjadi salah satu referensi belajar yang baik saat ini dan kedepannya. – Konsep Geografi

Sumber:
[Wikipedia Indonesia]
[Google Images]
[Konsepgeografi.net]

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter