6 Dampak Perubahan Iklim Global

Dampak Perubahan Iklim Global - Ada beberapa Dampak Perubahan Iklim Global. Dampak yang terjadi sangat banyak dirasakan oleh penduduk dunia baik di benua Asia, Afrika, dan Amerika. Dampak perubahan iklim secara global, antara lain berikut ini:
Dampak Perubahan Iklim Global
Dampak Perubahan Iklim Global
  1. Mencairnya bongkahan es di kutub sehingga permukaan laut naik.
  2. Air laut naik dapat menenggelamkan pulau dan menghalangi mengalirnya air sungai ke laut dan pada akhirnya menimbulkan banjir di dataran rendah. 
  3. Suhu bumi yang panas menyebabkan mengeringnya air permukaan sehingga air menjadi langka.
  4. Meningkatnya risiko kebakaran hutan.
  5. Mengakibatkan El Nino dan La Nina.
  6. Terjadinya perubahan pada cuaca dan iklim.
El Nino dan La Nina merupakan gejala yang menunjukkan perubahan iklim. El Nino adalah peristiwa memanasnya suhu per mukaan air permukaan laut di pantai barat Peru–Ekuador (Amerika Selatan) yang mengakibatkan gangguan iklim secara global. Biasanya, suhu air permukaan laut di daerah tersebut dingin karena adanya arus dari dasar laut menuju permukaan (upwelling). Menurut bahasa setempat El Nino berarti bayi laki-laki karena munculnya di sekitar hari Natal (akhir Desember).
Dampak Perubahan Iklim Global
Sejak 1980, telah terjadi lima kali El Nino di Indonesia, yaitu pada 1982, 1991, 1994, dan 1997/98. El Nino tahun 1997/98 menyebabkan kemarau panjang, kekeringan luar biasa, terjadi kebakaran hutan yang hebat di berbagai pulau, dan produksi bahan pangan turun dratis, yang kemudian disusul krisis ekonomi.

El Nino - Dampak Perubahan Iklim Global

El Nino juga menyebabkan kekeringan luar biasa di berbagai benua, terutama di Afrika sehingga terjadi kelaparan di Ethiopia dan negara-negara Afrika Timur lainnya. Sebaliknya, bagi negara-negara di Amerika Selatan munculnya El Nino menyebabkan banjir besar dan turunnya produksi ikan karena melemahnya upwelling.

La Nina

La Nina merupakan kebalikan dari El Nino. La  Nina menurut bahasa penduduk lokal berarti bayi perempuan. Peristiwa itu dimulai ketika El Nino mulai melemah, dan air laut yang panas di pantai Peru - Ekuador kembali bergerak ke arah barat, air laut di tempat itu suhunya kembali seperti semula (dingin), dan upwelling muncul kembali, atau kondisi cuaca menjadi normal kembali. Dengan kata lain, La Nina adalah kondisi cuaca yang normal kembali setelah terjadinya gejala El Nino.

Perjalanan air laut yang panas ke arah barat tersebut akhirnya akan sampai ke wilayah Indonesia. Akibatnya, wilayah Indonesia akan berubah menjadi daerah bertekanan rendah (minimum) dan semua angin di sekitar Pasiļ¬k Selatan dan Samudra Hindia akan bergerak menuju Indonesia. Angin tersebut banyak membawa uap air sehingga sering terjadi hujan lebat. Penduduk Indonesia waspada jika terjadi La Nina karena mungkin bisa menyebabkan banjir.

Demikian penjelasan mengenai Dampak Perubahan Iklim Global yang dapat dijelaskan oleh KonsepGeografi.net pada kesempatan ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Lihat juga:

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter